web log free 3 Macam Take Over KPR Yang Bisa Anda Lakukan - Renggo Starr
Read Time2 Minutes, 6 Seconds

Di era mileial ini, mencari rumah dengan harga murah di wilayah perkotaan besar tentunya menjadi sangat sulit untuk didapatkan. Dan salah satu upaya untuk mengakalinya adalah dengan melakukan take over KPR atau over kredit dari pemilik rumah sebelumnya kepada anda. Namun sebelum anda memutuskan untuk melakukan take over ini, ada baiknya anda memperhatikan syarat-syarat dan perjanjian tertulis yang bisa dipertanggungjawabkan. Hal ini harus dilakukan agar anda merasa aman dan tidak ada permasalahan sekecil apapun kedepannya.

Perlu anda ketahui bahwa ada beberapa macam jenis take over KPR yang bisa anda lakukan, dan berikut diantaranya :

1. Take over antar Bank

Take over yang satu ini biasanya dilakukan oleh seseorang yang menginginkan sejumlah bunga KPR yang jauh lebih ringan dari yang sedang dimiliki saat ini. Karena tentunya kitapun akan memilih penawaran yang lebih menguntungkan daripada yang sedikit lebih memberatkan. Untuk itu jenis take over ini menjadi salah satu solusi untuk mengurangi pembayaran bunga yang lebih tinggi dari KPR yang sedang dimiliki.

Hasil gambar untuk 3 Macam Take Over KPR Yang Bisa Anda Lakukan

Syarat dalam mengajukan take over ini terbilang sangat mudah, seperti melengkapi beberapa dokumen penting berupa KTP, Kartu Keluarga dan juga bukti penghasilan tetap per-bulannya. Namun karena ini berkaitan dengan bank lain, maka persyaratan lain yang harus dilengkapi juga harus menyertakan sertifikat rumah yang akan di takeover tersebut.

2. Take Over KPR dibawah tangan,

Take over di bawah tangan ini merupakan sebuah proses pengalihan kepemilikan rumah yang hanya dilakukan oleh pihak penjual dan pembeli rumah saja, tanpa campur tangan pihak lain seperti pihak bank selaku pemberi dana KPR itu sendiri. Jenis take over ini bisa terbilang sangat berisiko bagi anda yang baru melakukan transaksi KPR ini, sebab pihak bank tentu tidak akan menyerahkan begitu saja sertifikat kepemilikan rumah yang bukan atas nama anda didalamnya. Dalam takeover ini, biasanya pihak pembeli hanya melakukan perjanjian perpindahan kredit di depan notaris, lalu melunasi biaya takeover dan melanjutkan pembayaran cicilan KPR yang akan di takeover. 

3. Jual rumah secara take over

Take over yang satu ini merupakan salah satu takeover yang bisa anda jadikan pilihan ketika sudah memiliki keinginan untuk membeli sebuah rumah baru dengan melakukan takeover terhadap KPR seseorang yang belum dilunasi. Dalam takeover ini tentu akan melibatkan 3 pihak yang berkepentingan, yaitu si penjual rumah, pembeli rumah, dan pihak Bank selaku penyedia dana. Hal yang perlu anda lakukan adalah melengkapi kelengkapan administrasi pengajuan KPR dan juga harus datang ke bank secara langsung bersama.

Dan untuk anda yang sulit mencari dana tambahan untuk take over rumah KPR ini, anda bisa menggunakan jasa leasing syariah yang tentunya banyak kemudahan untuk anda, dan tanpa ada bunga seperti pada Bank konvensional lainnya.

0 0
0 %
Happy
0 %
Sad
0 %
Excited
100 %
Angry
0 %
Surprise

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Close